Adalah
aku yang masih merindumu di tengah malam
Adalah
aku yang masih mengingatmu di ujung pagi
Aku
yang masih menulis namamu dalam sajak
Masih
mendoakanmu
Doa-doa
harapan mustahil yang ingin dikabulkan
Melihatmu
adalah dusta
Membuang
sisa-sisa keindahan
Menjadikan
sesuatu hal menjadi kosong
Putih
Namun
menyimpan noda
Bercak
hitam di atas putih itu
Bukanlah
hal yang pantas dilihat
Cacat,
Tidak
sempurna
Tapi
inilah aku
Yang
masih selalu akan merindumu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar