Senin, 25 Juli 2016

#8 Merindumu

Assalamualaikum.



Adalah aku yang masih merindumu di tengah malam
Adalah aku yang masih mengingatmu di ujung pagi
Aku yang masih menulis namamu dalam sajak
Masih mendoakanmu
Doa-doa harapan mustahil yang ingin dikabulkan
Melihatmu adalah dusta
Membuang sisa-sisa keindahan
Menjadikan sesuatu hal menjadi kosong
Putih
Namun menyimpan noda
Bercak hitam di atas putih itu
Bukanlah hal yang pantas dilihat
Cacat,
Tidak sempurna
Tapi inilah aku

Yang masih selalu akan merindumu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar